Pintasan Narasi – Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), Korlantas Polri meningkatkan pengamanan arus lalu lintas dengan memanfaatkan mobil command center yang dilengkapi teknologi canggih. Langkah ini bertujuan memastikan keselamatan, kelancaran, dan keamanan masyarakat selama mobilitas tinggi di musim liburan. Mobil command center berfungsi sebagai pusat pengawasan terpadu, memungkinkan petugas memantau kondisi lalu lintas secara real-time serta merespons insiden dengan cepat.
Teknologi yang diterapkan pada command center mencakup sistem kamera pengawas (CCTV) 360 derajat, pemantauan GPS kendaraan, hingga integrasi data dari berbagai titik rawan kemacetan. Hal ini memungkinkan Korlantas Polri mengidentifikasi kepadatan lalu lintas, kecelakaan, dan potensi gangguan secara dini. Dengan informasi ini, petugas bisa langsung mengambil tindakan, seperti mengatur rekayasa lalu lintas, mengirim bantuan darurat, atau memberikan informasi kepada masyarakat melalui media digital.
Selain pemantauan, mobil command center juga dilengkapi fasilitas komunikasi canggih yang memungkinkan koordinasi cepat antar satuan kepolisian dan instansi terkait. Hal ini penting untuk mengatur arus kendaraan di jalan tol, jalan nasional, maupun kawasan wisata yang ramai dikunjungi selama Nataru. Penggunaan teknologi ini meningkatkan efektivitas pengamanan tanpa harus menambah jumlah personel di lapangan secara signifikan, sehingga operasi bisa lebih efisien.
Korlantas Polri menekankan bahwa integrasi teknologi modern dalam pengamanan Nataru bukan hanya soal inovasi, tetapi juga upaya meningkatkan keselamatan pengendara. Dengan mobil command center, petugas dapat memberikan peringatan dini kepada pengendara tentang kondisi jalan, potensi macet, atau cuaca ekstrem yang bisa memengaruhi perjalanan. Selain itu, masyarakat juga mendapatkan informasi yang akurat melalui media sosial atau aplikasi resmi kepolisian, sehingga bisa menyesuaikan rencana perjalanan.
Penggunaan mobil command center ini menunjukkan komitmen Korlantas Polri dalam menghadirkan layanan pengamanan berbasis teknologi. Di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat selama Nataru, langkah ini diharapkan dapat menekan angka kecelakaan, meminimalkan kemacetan, dan memberikan rasa aman bagi semua pengguna jalan. Integrasi antara pengawasan digital, komunikasi real-time, dan koordinasi lapangan menjadikan pengamanan arus lalu lintas lebih terstruktur dan responsif, mencerminkan pendekatan modern dalam menjaga keselamatan publik.







